www.lagonlon.com

Tutorial

Membedakan Molekul Ionik, Polar dan Non Polar



Dalam tutorial ini kita akan membahas cara membedakan jenis ikatan dalam molekul apakah ikatan ion, kovalen polar ataukah kovalen non polar.


Iktan ionik

Ikatan ionk adalah ikatan yang terbentuk antara ion positif dengan ion negatif. Ikatan ionik juga dapat dikatakan sebagai ikatan yang terbentuk antara unsur logam dengan non logam. Dengan demikian, untuk mengenali senyawa dengan ikatan ionik, kita perlu meninjau unsur-unsur penyusunnya terlebih dahulu berhubungan dengan sifat logam dan logamnya.

Tidak ada cara lain untuk mengenali logam dan non logam selain menghafalnya. Untuk mempermudah, sebaiknya kita hafalkan unsur non logam saja, karena jumlahnya sedikit. Selain itu kita dapat mengurangi jumlah unsur yang dihafal dengan mengabaikan unsur golongan VIII A (karena sudah stabil). Dengan demikian unsur non logam yang perlu diingat adalah:

IAIII AIV AV AVI AVII A
H B C N O F
Si P S Cl
Br
I

Contoh ikatan ionik: NaCl, Kbr, AgCl, dll.

Ikatan kovalen

Ikatan kovalen terjadi karena penggunaan bersama pasangan elektron. Ikatan kovalen umumnya terjadi antara unsur nonlogam dengan non logam.
Bagaimana dengan sifat kepolarannya. Senyawa dengan ikatan kovalen akan bersifat polar jika memiliki struktur molekul yang asimetris (tidak simetris). Pada molekul polar akan terdapat sisi molekul yang kaya elektron (kutub negatif) dan sisi elektron yang miskin elektron (kutub positif). Juga molekul dengan ikatan kovalen akan bersifat non polar apabila bersifat simetris.

Menentukan kepolaran molekul

  1. Kepolaran molekul biner
    Molekul biner merupakan senyawa yang hanya terdiri dari dua atom. Perbedaan keelektronegatifan pada atom-atom molekul biner menyebabkan distribusi elektron tidak merata. Karena tiap unsur memiliki keelektronegatifan yang berbeda , maka dapat disimpulkan untuk molekul biner:

    • Bersifat polar, jika dua atom penyusunnya merupakan unsur yang berbeda

    • bersifat non polar, jika dua atom penyusunnya merupakan unsur yang sama


    Ilustrasi penentuan kepolaran molekul biner:
    Br  :  Br

    non polar
    pasangan elektron (:)
    berada di tengah
    elektronegatifitas sama
    O  :  O

    non polar
    pasangan elektron (:)
    berada di tengah
    elektronegatifitas sama
    H    :Br

    polar
    pasangan elektron (:)
    lebih condong ke Br, karena
    elektronegatifitas Br lebih besar
    Sisi Br merupakan kutub negatif
    Sisi H merupakan kutub positif.
    C    :O

    polar
    pasangan elektron (:)
    lebih condong ke O, karena
    elektronegatifitas O lebih besar
    Sisi O merupakan kutub negatif
    Sisi H merupakan kutub positif.

    Dengan demikian,
    contoh molekul biner polar: HF, HCl, SO, dll.
    contoh molekul biner non polar: Br2, Cl2, O2, H2, dll.

  2. Kepolaran molekul poliatom
    Molekul poliatom adalah molekul yang terdiri dari 3 atom atau lebih. Biasanya terdiri satu atom pusat (center) dan atom lain berada disekelilingnya (ligan).
    Penentuan kepolaran molekul poliatom dapat dilihat dari dua tahap: jenis ligan dan strukturnya.

    • Tinjauan ligan (atom yang mengelilingi atom pusat)
      • Apabila semua ligannya sama, tinjau strukturnya.
      • Apabila ligannya berbeda, maka molekul bersifat polar


    • Tinjauan struktur molekul (bila semua ligan sama)
      • Apabila struktur molekul simetris, molekul bersifat non polar
        Struktur molekul simetris ada lima (5), yaitu: linier, segitiga datar, tetrahedral, trigonal bipiramida, oktahedral.
        Atau dapat dikatakan molekul bersifat simetris jika atom pusat tidak memiliki pasangan elektron bebas
      • Apabila struktur molekul tidak simetris, molekul bersifat polar
        Struktur molekul menjadi tidak simetris, jika atom pusat memiliki pasangan elektron bebas.

Contoh:

Soal:
Tentukan apakah molekul-molekul berikut tergolong molekul ionik, polar atau non polar:
  1. NaCl
  2. CH3Br
  3. CCl4
  4. H2O
Penyelesaian:
  1. NaCl
    Tinjauan unsur  :  Terdiri dari logam (Na) dan non logam (Cl)
    Jenis ikatan  :  ionik
    Kesimpulan  :  molekul ionik
    Na+    Cl-

  2. CH3Br
    Tinjauan unsur  :  Terdiri dari unsur-unsur non logam (C, H dan Br)
    Jenis ikatan  :  kovalen
    Tinjauan ligan  :  Terdapat satu ligan yang berbeda (Br) dengan 3 ligan lainnya(H)
    Kesimpulan  :  molekul polar
    H
    .. ..
    H : C : Br :
    .. ..
    H

  3. CCl4
    Tinjauan unsur  :  Terdiri dari unsur-unsur non logam (C, dan Cl)
    Jenis ikatan  :  kovalen
    Tinjauan ligan  :  Semua ligan merupakan unsur yang sama (Cl)
    Tinjauan struktur  :  Tetrahedral (simetris)
    Kesimpulan  :  molekul non polar
    ..
    : Cl
    .. .. ..
    : Cl : C : Cl :
    .. .. ..
    : Cl :
    ..

  4. H2O
    Tinjauan unsur  :  Terdiri dari unsur-unsur non logam (H, dan O)
    Jenis ikatan  :  kovalen
    Tinjauan ligan  :  Semua ligan merupakan unsur yang sama (O)
    Tinjauan struktur  :  huruf V (tidak simetris, memiliki 2 pasang elektron bebas disekitar atom pusat)
    Kesimpulan  :  molekul polar
    ..
    H : O : H
    ..




Kuis

Klik link berikut untuk mengikuti kuis/latihan soal:



Catatan:

Mohon dimaklumi, jika materi dalam tutorial ini dirasa kurang lengkap dan menyeluruh.
Tutorial ini dibuat sebagai fitur bantuan bagi peserta dalam mengerjakan mata kuis di www.lagonlon.com.
Namun demikian, penyajian yang mudah dipahami merupakan tujuan utama kami.
Masukan dari anda, akan sangat membantu kami dalam melakukan perbaikan.
Terimakasih atas kunjungan anda.



open your eyes, you will see nothing
open your mind, you will be confused
open your hearth, you will see


Pengunjung:
2 6 0 2 4
www.lagonlon.com