www.lagonlon.com

Tutorial

Cara Atom Mencapai Kestabilan (transfer elektron)



Dalam tutorial ini kita akan membahas cara atom mencapai kestabilan dengan melakukan pelepasan atau penangkapan elektron sehingga membentuk ion positif atau ion negatif.


Kriteria kestabilan untuk atom

Setiap atom akan berusaha untuk mencapai kestabilan. Atom akan berikatan dengan atom lain dalam rangka mencapai kestabilan. Atom tidak akan berikatan, jika kestabilan tidak dapat tercapai. Bagaimana kriteria kestabilan untuk atom? Atom dikatakan telah stabil jika memiliki konfigurasi elektron seperti unsur gas mulia (VIII A). Karena telah stabil, unsur gas mulia 'tidak' berikatan dengan atom lain. Karena konfigurasi elektron gas mulia menjadi tolok ukur kestabilan, maka kita perlu meninjaunya terlebih dahulu. Berikut konfigurasi elektron unsur-unsur golongan VIII A (gas mulia):
2He : 2
10Ne : 2 - 8
18Ar : 2 - 8 - 8
36Kr : 2 - 8 - 18 - 8
54Xe : 2 - 8 - 18 - 18 - 8
86Rn : 2 - 8 - 18 - 32 - 18 - 8


Cara atom mencapai kestabilan

Untuk mencapai kestabilan, atom netral akan berusaha untuk memiliki konfigurasi elektron gas mulia yang terdekat dengannya. Misalnya unsur Lithium dengan nomor atom 3, akan berusaha memiliki konfigurasi elektron seperti unsur helium (He) yang merupakan unsur gas mulia dengan jumlah elektron yang terdekat dengannya. Sedangkan unsur dengan nomor atom 17, akan berusaha memiliki konfigurasi elektron seperti argon (Ar) yang memiliki nomor atom = 18. Dibandingkan dengan konfigurasi elektron gas mulia, unsur-unsur golongan utama hanya berbeda dalam jumlah elektron pada kulit terluarnya. Sehingga upaya mencapai kestabilan dapat kita tinjau sebagai upaya perubahan agar jumlah elektron pada kulit terluar sama dengan unsur gas mulia. Jumlah elektron pada kulit terluar biasa disebut sebagai elektron valensi. Ada dua cara utama bagi unsur untuk mencapai konfigurasi elektron, yaitu:
  1. Melepas atau menangkap elektron (transfer elektron), sehingga terbentuk ion
  2. Menggunakan pasangan elektron secara bersama dengan atom lain, sehingga terbentuk ikatan kovalen
Dalam tutorial ini, kita akan membahas cara pertama, yaitu mencapai kestabilan dengan melakukan transfer elektron.
Cara kedua dapat dipelajari pada materi pembentukan ikatan kovalen.


Transfer elektron

Misalkan sebuah unsur X memiliki nomor atom = 8.
Kita dapati konfigurasi elektronnya adalah : 2 - 6.
Untuk mencapai kestabilan, unsur X dihadapkan pada dua pilihan:
  1. menambah 2 elektron, sehingga konfigurasinya menjadi: 2 - 8 (sama dengan unsur Ne), atau
  2. melepas 6 elektron, sehingga konfigurasinya menjadi: 2 (sama dengan unsur He)
Mana yang dipilih?
Unsur X akan memilih konfigurasi elektron gas mulia terdekat, yaitu menambah 2 elektron.
Penambahan ini bisa juga diartikan sebagai memilih keterlibatan elektron yang paling sedikit.
Dibanding 6 elektron, maka menambah 2 elektron merupakan pilihan unsur X.


Ringkasnya?

Untuk melakukan transfer elektron, unsur golongan utama akan menimbang antara menambah elektron agar memiliki elektron valensi 8 atau melepas semua elektron valensinya. Pilihan ditentukan pada jumlah elektron terlibat paling sedikit.

Pilih jumlah elektron terlibat paling sedikit, antara:
menambah elektron agar elektron valensi menjadi 8
atau
melepas semua elektron terluar (elektron valensi)



Ion yang terbentuk

Setelah melakukan transfer elektron, maka unsur netral akan berubah menjadi bermuatan.
Muatan terbentuk karena jumlah proton dan elektron dalam unsur menjadi tidak seimbang.
Unsur akan berubah menjadi:
  • ion positif (+), jika melakukan pelepasan elektron, atau
  • ion negatif (-), jika melakukan penangkapan elektron
Besarnya muatan ion yang terbentuk tergantung dari jumlah elektron yang terlibat.


Duplet atau oktet

Setelah melakukan transfer elektron (menjadi ion), maka konfigurasi elektron atom akan berubah.
Elektron valensinya pun akan berubah.
Berdasarkan konfigurasi elektron setelah proses transfer elektron, ion dibedakan menjadi:
  • duplet
    Jika elektron valensinya menjadi 2,
    hanya memiliki satu kulit atom,
    menyerupai konfigurasi elektron atom helium (He).
    Ion dengan kaidah duplet, hanya terjadi pada unsur dengan nomor atom kecil (1 - 6).

  • oktet
    Jika elektron valensinya menjadi 8,
    Memiliki lebih dari satu kulit atom.


  • Contoh:

    1.Tentukan bagaimana unsur 4X mencapai kestabilan dengan transfer elektron,
    ion yang terbentuk, dan kaidah yang diikuti!

    Penyelesaian:

    nomor atom = 4
    konfigurasi elektron awal = 2 - 2
     
    cara mencapai kestabilan = melepas 2 elektron
     
    ion yang terbentuk = X2+
    konfigurasi elektron ion = 2
    kaidah = duplet

    2.Tentukan bagaimana unsur 9F mencapai kestabilan dengan transfer elektron,
    ion yang terbentuk, dan kaidah yang diikuti!

    Penyelesaian:

    nomor atom = 9
    konfigurasi elektron awal = 2 - 7
     
    cara mencapai kestabilan = menambah 1 elektron
     
    ion yang terbentuk = F -
    konfigurasi elektron ion = 2 - 8
    kaidah = oktet

    3.Tentukan bagaimana unsur 13Al mencapai kestabilan dengan transfer elektron,
    ion yang terbentuk, dan kaidah yang diikuti!

    Penyelesaian:

    nomor atom = 13
    konfigurasi elektron awal = 2 - 8 - 3
     
    cara mencapai kestabilan = melepas 3 elektron
     
    ion yang terbentuk = Al3+
    konfigurasi elektron ion = 2 - 8
    kaidah = oktet

    4.Tentukan bagaimana unsur 16S mencapai kestabilan dengan transfer elektron,
    ion yang terbentuk, dan kaidah yang diikuti!

    Penyelesaian:

    nomor atom = 16
    konfigurasi elektron awal = 2 - 8 - 6
     
    cara mencapai kestabilan = menambah 2 elektron
     
    ion yang terbentuk = S2-
    konfigurasi elektron ion = 2 - 8 - 8
    kaidah = oktet



    Kesimpulan

    Bila kita selidiki cara unsur-unsur golongan utama dalam mencapai kestabilan, maka dapat disimpulkan bahwa unsur dalam satu golongan menempuh cara transfer elektron yang sama dalam mencapai kestabilan. Berikut adalah kesimpulan yang dapat diambil:

    No.GolonganElektron
    valensi
    Cara mencapai kestabilanIon yang
    terbentuk
    Keterangan
    1. I A 1 melepas 1 elektron X +
    2. II A 2 melepas 2 elektron X 2+
    3. III A 3 melepas 3 elektron X 3+
    4. IV A 4 - - cenderung berikatan kovalen
    5. V A 5 menambah 3 elektron X 3-
    6. VI A 6 menambah 2 elektron X 2-
    7. VII A 7 menambah 1 elektron X -
    8. VIII A 8 - - sudah stabil

    Jika tidak terlihat secara utuh, konten dapat di-scroll.




Kuis

Klik link berikut untuk mengikuti kuis/latihan soal:



Catatan:

Mohon dimaklumi, jika materi dalam tutorial ini dirasa kurang lengkap dan menyeluruh.
Tutorial ini dibuat sebagai fitur bantuan bagi peserta dalam mengerjakan mata kuis di www.lagonlon.com.
Namun demikian, penyajian yang mudah dipahami merupakan tujuan utama kami.
Masukan dari anda, akan sangat membantu kami dalam melakukan perbaikan.
Terimakasih atas kunjungan anda.



open your eyes, you will see nothing
open your mind, you will be confused
open your hearth, you will see


Pengunjung:
2 6 2 3 8
www.lagonlon.com