www.lagonlon.com

Tutorial

Menentukan Golongan dan Perioda (Golongan Utama)



Dalam tutorial ini kita akan membahas cara menentukan golongan dan perioda suatu unsur dalam tabel periodik berdasarkan konfigurasi elektronnya.


Konfigurasi elektron kulit

Untuk menentukan golongan dan perioda suatu unsur golongan utama, kita harus menentukan konfigurasi elektron kulitnya.
Bila yang diketahui adalah konfigurasi elektron subkulit, maka kita harus mengubahnya menjadi konfigurasi elektron kulit.
Cara mengubah/konversi konfigurasi elektron subkulit menjadi konfigurasi elektron kulit, kami sajikan pada tutorial tersendiri.

Jumlah Kulit dan Elektron Valensi

Maksud dari jumlah kulit disini adalah jumlah kulit atom yang sudah terisi elektron (tidak kosong).
Dari tujuh (7) kulit yang tersedia, belum tentu semua terisi.

Misalkan atom natrium (11Na) netral memiliki konfigurasi elektron:
2 - 8 - 1
ini berarti, atom natrium memiliki 3 kulit, dengan rincian:
Kulit ke-1 terisi 2 elektron
Kulit ke-2 terisi 8 elektron
Kulit ke-3 terisi 1 elektron

Kulit ke-3 merupakan kulit terakhir yang digunakan atom natrium (Na).
Sehingga elektron pada kulit terakhir (elektron valensi) untuk natrium adalah 1.

Dapat dituliskan, untuk atom natrium:
Jumlah kulit = 3
Elektron valensi = 1

Golongan dan Perioda

Letak dalam Tabel Periodik (Golongan dan perioda) suatu unsur golongan utama
dapat ditentukan dari elektron valensi dan jumlah kulitnya.
Untuk unsur golongan utama (A) berlaku:

untuk Unsur Golongan Utama:

Golongan =  elektron valensi
(jumlah elektron pada kulit terakhir)
 
Perioda =  jumlah kulit
(jumlah kulit yang terisi elektron)

Penulisan golongan menggunakan angka romawi.

Catatan Khusus: untuk unsur Helium (nomor atom = 2)
Meskipun memiliki elektron valensi=2, tetapi helium berada pada golongan VIIIA dan perioda 1.

Contoh: penentuan golongan dan perioda unsur netral

1.Sebuah unsur netral memiliki konfigurasi elektron:
1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p3
tentukan letak unsur tersebut dalam tabel periodik!

Penyelesaian:
konfigurasi elektron kulit   =  2 - 8 - 18 - 5
Ilustrasi:
Kulit K L M N O P Q
Elektron 2 8 18 5 - - -
 
dari konfigurasi elektron diperoleh:
jumlah kulit   =  4 (jumlah kulit yang terisi elektron)
elektron valensi   =  5 (jumlah elektron pada kulit terakhir)
 
golongan dan perioda:
golongan   =  elektron valensi
  =  V A
 
perioda   =  jumlah kulit
  =  4

2.Sebuah unsur netral memiliki konfigurasi elektron 2 - 4, tentukan letak unsur tersebut dalam tabel periodik!
Penyelesaian:
dari konfigurasi elektron diperoleh:
jumlah kulit   =  2
elektron valensi   =  4
 
golongan dan perioda:
golongan   =  elektron valensi
  =  IV A
 
perioda   =  jumlah kulit
  =  2

3.Sebuah unsur memiliki notasi 20X, tentukan letak unsur tersebut dalam tabel periodik!
Penyelesaian:
nomor atom   =  20
konfigurasi elektron   =  2 — 8 — 8 — 2
 
dari konfigurasi elektron diperoleh:
jumlah kulit   =  4
elektron valensi   =  2
 
golongan dan perioda:
golongan   =  elektron valensi
  =  II A
 
perioda   =  jumlah kulit
  =  4


Penentuan golongan dan perioda untuk unsur bermuatan (ion)

Penentuan golongan dan perioda didasarkan pada konfigurasi elektron pada keadaan netral (tidak bermuatan). Jika diketahui konfigurasi elektron unsur dalam keadaan ionnya (bermuatan), maka kita perlu melakukan penulisan ulang konfigurasi elektron pada kondisi netralnya. Kita harus menentukan jumlah elektron pada keadaan netral terlebih dahulu, dengan menggunakan persamaan:

jumlah elektron atom snetral = jumlah elektron ion + muatan ion

Atau bila diketahui nomor atomnya, maka:

jumlah elektron netral = nomor atom

Perlu diingat:

  • ion (+) terjadi jika unsur melepaskan elektron
  • ion (-) terjadi jika unsur menerima elektron

Contoh: penentuan golongan dan perioda unsur bermuatan (ion)

4. Diketahui konfigurasi elektron:
X2+: 2 - 8
tentukan letak unsur X dalam tabel periodik
Penyelesaian:
jumlah elektron ion   =  10
muatan   =  +2
jumlah elektron unsur netral   =  jumlah elektron ion + muatan
  =  10 + (+2)
  =  12
konfigurasi elektron unsur netral   =  2 - 8 - 2
 
dari konfigurasi elektron unsur netral diperoleh:
jumlah kulit   =  3
elektron valensi   =  2
 
golongan dan perioda:
golongan   =  elektron valensi
  =  II A
 
perioda   =  jumlah kulit
  =  3

5. Diketahui konfigurasi elektron:
Y3-: 2 - 8
tentukan letak unsur Y dalam tabel periodik
Penyelesaian:
jumlah elektron ion   =  10
muatan   =  -3
jumlah elektron unsur netral   =  jumlah elektron ion + muatan
  =  10 + (-3)
  =  7
konfigurasi elektron unsur netral   =  2 - 5
 
dari konfigurasi elektron unsur netral diperoleh:
jumlah kulit   =  2
elektron valensi   =  5
 
golongan dan perioda:
golongan   =  elektron valensi
  =  V A
 
perioda   =  jumlah kulit
  =  2

6. Diketahui konfigurasi elektron:
17Z-: 2 - 8 - 8
tentukan letak unsur Z dalam tabel periodik
Penyelesaian:
nomor atom   =  17
jumlah elektron unsur netral   =  nomor atom
  =  17
konfigurasi elektron unsur netral   =  2 - 8 - 7
 
dari konfigurasi elektron unsur netral diperoleh:
jumlah kulit   =  3
elektron valensi   =  7
 
golongan dan perioda:
golongan   =  elektron valensi
  =  VII A
 
perioda   =  jumlah kulit
  =  3

Contoh soal

Soal:

Tentukan golongan dan perioda unsur-unsur berikut dari konfigurasi elektronnya:




Catatan awal:
Tidak semua unsur dalam tabel periodik dapat ditentukan dengan mudah posisi dan golongannya melalui konfigurasi elektron.
Hal ini dikarenakan beberapa unsur memiliki konfigurasi elektron yang "menyimpang" dari urutan Aufbau.

Tabel periodik sendiri disusun berdasarkan kenaikan nomor massa dan kemiripan sifat.
Tujuan materi penentuan letak unsur (golongan dan periode) berdasarkan konfigurasi elektron adalah untuk menunjukkan adanya hubungan antara konfigurasi elektron dengan sifat unsur.

Materi ini pada dasarnya cocok untuk unsur-unsur golongan utama, karena unsur golongan utama memiliki sifat yang "ekstrim" perbedaannya (sebelah kiri logam, kanan non logam, dan ditengah ada metaloid).
Konfigurasi elektron unsur-unsur golongan utama, semuanya mematuhi aturan "Aufbau".

Sedangkan untuk golongan transisi dan transisi dalam, sifat dasarnya hampir sama (semua logam), dan konfigurasi elektronnya banyak memiliki pengecualian dari aturan "Aufbau".
Materi penentuan golongan dan perioda untuk golongan transisi, umumnya dibatasi sampai perioda ke-4, dengan penambahan materi: aturan kestabilan "penuh" dan "setengah penuh".

3Li

Konfigurasi elektron:
3Li : 1s2 2s1
3Li : 2 - 1

Dari konfigurasi elektronnya dapat disimpulkan:
  • Termasuk unsur golongan utama (A),
    yaitu unsur yang konfigurasi eletronnya berakhir di subkulit s atau p.
  • Penentuan golongan berdasarkan elektron valensinya
  • Penentuan perioda berdasarkan jumlah kulitnya

elektron valensi=1
golongan=I A
 
jumlah kulit=2
perioda=2



4Be

Konfigurasi elektron:
4Be : 1s2 2s2
4Be : 2 - 2

Dari konfigurasi elektronnya dapat disimpulkan:
  • Termasuk unsur golongan utama (A),
    yaitu unsur yang konfigurasi eletronnya berakhir di subkulit s atau p.
  • Penentuan golongan berdasarkan elektron valensinya
  • Penentuan perioda berdasarkan jumlah kulitnya

elektron valensi=2
golongan=II A
 
jumlah kulit=2
perioda=2



5C

Konfigurasi elektron:
5B : 1s2 2s2 2p1
5B : 2 - 3

Dari konfigurasi elektronnya dapat disimpulkan:
  • Termasuk unsur golongan utama (A),
    yaitu unsur yang konfigurasi eletronnya berakhir di subkulit s atau p.
  • Penentuan golongan berdasarkan elektron valensinya
  • Penentuan perioda berdasarkan jumlah kulitnya

elektron valensi=3
golongan=III A
 
jumlah kulit=2
perioda=2



6C

Konfigurasi elektron:
6C : 1s2 2s2 2p2
6C : 2 - 4

Dari konfigurasi elektronnya dapat disimpulkan:
  • Termasuk unsur golongan utama (A),
    yaitu unsur yang konfigurasi eletronnya berakhir di subkulit s atau p.
  • Penentuan golongan berdasarkan elektron valensinya
  • Penentuan perioda berdasarkan jumlah kulitnya

elektron valensi=4
golongan=IV A
 
jumlah kulit=2
perioda=2



7N

Konfigurasi elektron:
7N : 1s2 2s2 2p3
7N : 2 - 5

Dari konfigurasi elektronnya dapat disimpulkan:
  • Termasuk unsur golongan utama (A),
    yaitu unsur yang konfigurasi eletronnya berakhir di subkulit s atau p.
  • Penentuan golongan berdasarkan elektron valensinya
  • Penentuan perioda berdasarkan jumlah kulitnya

elektron valensi=5
golongan=V A
 
jumlah kulit=2
perioda=2



8O

Konfigurasi elektron:
8O : 1s2 2s2 2p4
8O : 2 - 6

Dari konfigurasi elektronnya dapat disimpulkan:
  • Termasuk unsur golongan utama (A),
    yaitu unsur yang konfigurasi eletronnya berakhir di subkulit s atau p.
  • Penentuan golongan berdasarkan elektron valensinya
  • Penentuan perioda berdasarkan jumlah kulitnya

elektron valensi=6
golongan=VI A
 
jumlah kulit=2
perioda=2



9F

Konfigurasi elektron:
9F : 1s2 2s2 2p5
9F : 2 - 7

Dari konfigurasi elektronnya dapat disimpulkan:
  • Termasuk unsur golongan utama (A),
    yaitu unsur yang konfigurasi eletronnya berakhir di subkulit s atau p.
  • Penentuan golongan berdasarkan elektron valensinya
  • Penentuan perioda berdasarkan jumlah kulitnya

elektron valensi=7
golongan=VII A
 
jumlah kulit=2
perioda=2



10Ne

Konfigurasi elektron:
10Ne : 1s2 2s2 2p6
10Ne : 2 - 8

Dari konfigurasi elektronnya dapat disimpulkan:
  • Termasuk unsur golongan utama (A),
    yaitu unsur yang konfigurasi eletronnya berakhir di subkulit s atau p.
  • Penentuan golongan berdasarkan elektron valensinya
  • Penentuan perioda berdasarkan jumlah kulitnya

elektron valensi=8
golongan=VIII A
 
jumlah kulit=2
perioda=2



11Na

Konfigurasi elektron:
11Na : 1s2 2s2 2p6 3s1
11Na : 2 - 8 - 1

Dari konfigurasi elektronnya dapat disimpulkan:
  • Termasuk unsur golongan utama (A),
    yaitu unsur yang konfigurasi eletronnya berakhir di subkulit s atau p.
  • Penentuan golongan berdasarkan elektron valensinya
  • Penentuan perioda berdasarkan jumlah kulitnya

elektron valensi=1
golongan=I A
 
jumlah kulit=3
perioda=3



12Mg

Konfigurasi elektron:
12Mg : 1s2 2s2 2p6 3s2
12Mg : 2 - 8 - 2

Dari konfigurasi elektronnya dapat disimpulkan:
  • Termasuk unsur golongan utama (A),
    yaitu unsur yang konfigurasi eletronnya berakhir di subkulit s atau p.
  • Penentuan golongan berdasarkan elektron valensinya
  • Penentuan perioda berdasarkan jumlah kulitnya

elektron valensi=2
golongan=II A
 
jumlah kulit=3
perioda=3



13Al

Konfigurasi elektron:
13Al : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p1
13Al : 2 - 8 - 3

Dari konfigurasi elektronnya dapat disimpulkan:
  • Termasuk unsur golongan utama (A),
    yaitu unsur yang konfigurasi eletronnya berakhir di subkulit s atau p.
  • Penentuan golongan berdasarkan elektron valensinya
  • Penentuan perioda berdasarkan jumlah kulitnya

elektron valensi=3
golongan=III A
 
jumlah kulit=3
perioda=3



14Si

Konfigurasi elektron:
14Si : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p2
14Si : 2 - 8 - 4

Dari konfigurasi elektronnya dapat disimpulkan:
  • Termasuk unsur golongan utama (A),
    yaitu unsur yang konfigurasi eletronnya berakhir di subkulit s atau p.
  • Penentuan golongan berdasarkan elektron valensinya
  • Penentuan perioda berdasarkan jumlah kulitnya

elektron valensi=4
golongan=IV A
 
jumlah kulit=3
perioda=3



15P

Konfigurasi elektron:
15P : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p3
15P : 2 - 8 - 5

Dari konfigurasi elektronnya dapat disimpulkan:
  • Termasuk unsur golongan utama (A),
    yaitu unsur yang konfigurasi eletronnya berakhir di subkulit s atau p.
  • Penentuan golongan berdasarkan elektron valensinya
  • Penentuan perioda berdasarkan jumlah kulitnya

elektron valensi=5
golongan=V A
 
jumlah kulit=3
perioda=3



16S

Konfigurasi elektron:
16S : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p4
16S : 2 - 8 - 6

Dari konfigurasi elektronnya dapat disimpulkan:
  • Termasuk unsur golongan utama (A),
    yaitu unsur yang konfigurasi eletronnya berakhir di subkulit s atau p.
  • Penentuan golongan berdasarkan elektron valensinya
  • Penentuan perioda berdasarkan jumlah kulitnya

elektron valensi=6
golongan=VI A
 
jumlah kulit=3
perioda=3



17Cl

Konfigurasi elektron:
17Cl : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p5
17Cl : 2 - 8 - 7

Dari konfigurasi elektronnya dapat disimpulkan:
  • Termasuk unsur golongan utama (A),
    yaitu unsur yang konfigurasi eletronnya berakhir di subkulit s atau p.
  • Penentuan golongan berdasarkan elektron valensinya
  • Penentuan perioda berdasarkan jumlah kulitnya

elektron valensi=7
golongan=VII A
 
jumlah kulit=3
perioda=3



18Ar

Konfigurasi elektron:
18Ar : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6
18Ar : 2 - 8 - 8

Dari konfigurasi elektronnya dapat disimpulkan:
  • Termasuk unsur golongan utama (A),
    yaitu unsur yang konfigurasi eletronnya berakhir di subkulit s atau p.
  • Penentuan golongan berdasarkan elektron valensinya
  • Penentuan perioda berdasarkan jumlah kulitnya

elektron valensi=8
golongan=VIII A
 
jumlah kulit=3
perioda=3



19K

Konfigurasi elektron:
19K : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s1
19K : 2 - 8 - 8 - 1

Dari konfigurasi elektronnya dapat disimpulkan:
  • Termasuk unsur golongan utama (A),
    yaitu unsur yang konfigurasi eletronnya berakhir di subkulit s atau p.
  • Penentuan golongan berdasarkan elektron valensinya
  • Penentuan perioda berdasarkan jumlah kulitnya

elektron valensi=1
golongan=I A
 
jumlah kulit=4
perioda=4



20Ca

Konfigurasi elektron:
20Ca : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2
20Ca : 2 - 8 - 8 - 2

Dari konfigurasi elektronnya dapat disimpulkan:
  • Termasuk unsur golongan utama (A),
    yaitu unsur yang konfigurasi eletronnya berakhir di subkulit s atau p.
  • Penentuan golongan berdasarkan elektron valensinya
  • Penentuan perioda berdasarkan jumlah kulitnya

elektron valensi=2
golongan=II A
 
jumlah kulit=4
perioda=4



21Sc

Konfigurasi elektron:
21Sc : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d1
21Sc : 2 - 8 - 9 - 2

Dari konfigurasi elektronnya dapat disimpulkan:
  • Termasuk unsur golongan transisi (B),
    yaitu unsur yang konfigurasi eletronnya berakhir di subkulit d.
  • Penentuan golongan berdasarkan pola konfigurasi elektron terakhir (subkulit s dan d)
  • Penentuan perioda berdasarkan jumlah kulitnya

pola =s2 d1
golongan=III B
 
jumlah kulit=4
perioda=4



22Ti

Konfigurasi elektron:
22Ti : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d2
22Ti : 2 - 8 - 10 - 2

Dari konfigurasi elektronnya dapat disimpulkan:
  • Termasuk unsur golongan transisi (B),
    yaitu unsur yang konfigurasi eletronnya berakhir di subkulit d.
  • Penentuan golongan berdasarkan pola konfigurasi elektron terakhir (subkulit s dan d)
  • Penentuan perioda berdasarkan jumlah kulitnya

pola =s2 d2
golongan=IV B
 
jumlah kulit=4
perioda=4



23V

Konfigurasi elektron:
23V : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d3
23V : 2 - 8 - 11 - 2

Dari konfigurasi elektronnya dapat disimpulkan:
  • Termasuk unsur golongan transisi (B),
    yaitu unsur yang konfigurasi eletronnya berakhir di subkulit d.
  • Penentuan golongan berdasarkan pola konfigurasi elektron terakhir (subkulit s dan d)
  • Penentuan perioda berdasarkan jumlah kulitnya

pola =s2 d3
golongan=V B
 
jumlah kulit=4
perioda=4



24Cr

Konfigurasi elektron:
24Cr : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s1 3d5
24Cr : 2 - 8 - 13 - 1

Dari konfigurasi elektronnya dapat disimpulkan:
  • Termasuk unsur golongan transisi (B),
    yaitu unsur yang konfigurasi eletronnya berakhir di subkulit d.
  • Penentuan golongan berdasarkan pola konfigurasi elektron terakhir (subkulit s dan d)
  • Penentuan perioda berdasarkan jumlah kulitnya

pola =s1 d5
golongan=VI B
 
jumlah kulit=4
perioda=4



25Mn

Konfigurasi elektron:
25Mn : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d5
25Mn : 2 - 8 - 13 - 2

Dari konfigurasi elektronnya dapat disimpulkan:
  • Termasuk unsur golongan transisi (B),
    yaitu unsur yang konfigurasi eletronnya berakhir di subkulit d.
  • Penentuan golongan berdasarkan pola konfigurasi elektron terakhir (subkulit s dan d)
  • Penentuan perioda berdasarkan jumlah kulitnya

pola =s2 d5
golongan=VII B
 
jumlah kulit=4
perioda=4



26Fe

Konfigurasi elektron:
26Fe : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d6
26Fe : 2 - 8 - 14 - 2

Dari konfigurasi elektronnya dapat disimpulkan:
  • Termasuk unsur golongan transisi (B),
    yaitu unsur yang konfigurasi eletronnya berakhir di subkulit d.
  • Penentuan golongan berdasarkan pola konfigurasi elektron terakhir (subkulit s dan d)
  • Penentuan perioda berdasarkan jumlah kulitnya

pola =s2 d6
golongan=VIII B
 
jumlah kulit=4
perioda=4



27Co

Konfigurasi elektron:
27Co : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d7
27Co : 2 - 8 - 15 - 2

Dari konfigurasi elektronnya dapat disimpulkan:
  • Termasuk unsur golongan transisi (B),
    yaitu unsur yang konfigurasi eletronnya berakhir di subkulit d.
  • Penentuan golongan berdasarkan pola konfigurasi elektron terakhir (subkulit s dan d)
  • Penentuan perioda berdasarkan jumlah kulitnya

pola =s2 d7
golongan=VIII B
 
jumlah kulit=4
perioda=4



28Ni

Konfigurasi elektron:
28Ni : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d8
28Ni : 2 - 8 - 16 - 2

Dari konfigurasi elektronnya dapat disimpulkan:
  • Termasuk unsur golongan transisi (B),
    yaitu unsur yang konfigurasi eletronnya berakhir di subkulit d.
  • Penentuan golongan berdasarkan pola konfigurasi elektron terakhir (subkulit s dan d)
  • Penentuan perioda berdasarkan jumlah kulitnya

pola =s2 d8
golongan=VIII B
 
jumlah kulit=4
perioda=4



29Cu

Konfigurasi elektron:
29Cu : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s1 3d10
29Cu : 2 - 8 - 18 - 1

Dari konfigurasi elektronnya dapat disimpulkan:
  • Termasuk unsur golongan transisi (B),
    yaitu unsur yang konfigurasi eletronnya berakhir di subkulit d.
  • Penentuan golongan berdasarkan pola konfigurasi elektron terakhir (subkulit s dan d)
  • Penentuan perioda berdasarkan jumlah kulitnya

pola =s1 d10
golongan=I B
 
jumlah kulit=4
perioda=4



30Zn

Konfigurasi elektron:
30Zn : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10
30Zn : 2 - 8 - 18 - 2

Dari konfigurasi elektronnya dapat disimpulkan:
  • Termasuk unsur golongan transisi (B),
    yaitu unsur yang konfigurasi eletronnya berakhir di subkulit d.
  • Penentuan golongan berdasarkan pola konfigurasi elektron terakhir (subkulit s dan d)
  • Penentuan perioda berdasarkan jumlah kulitnya

pola =s2 d10
golongan=II B
 
jumlah kulit=4
perioda=4



31Ga

Konfigurasi elektron:
31Ga : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p1
31Ga : 2 - 8 - 18 - 3

Dari konfigurasi elektronnya dapat disimpulkan:
  • Termasuk unsur golongan transisi (B),
    yaitu unsur yang konfigurasi eletronnya berakhir di subkulit d.
  • Penentuan golongan berdasarkan pola konfigurasi elektron terakhir (subkulit s dan d)
  • Penentuan perioda berdasarkan jumlah kulitnya

elektron valensi=3
golongan=III A
 
jumlah kulit=4
perioda=4



32Ge

Konfigurasi elektron:
32Ge : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p2
32Ge : 2 - 8 - 18 - 4

Dari konfigurasi elektronnya dapat disimpulkan:
  • Termasuk unsur golongan transisi (B),
    yaitu unsur yang konfigurasi eletronnya berakhir di subkulit d.
  • Penentuan golongan berdasarkan pola konfigurasi elektron terakhir (subkulit s dan d)
  • Penentuan perioda berdasarkan jumlah kulitnya

elektron valensi=4
golongan=IV A
 
jumlah kulit=4
perioda=4



33As

Konfigurasi elektron:
33As : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p3
33As : 2 - 8 - 18 - 5

Dari konfigurasi elektronnya dapat disimpulkan:
  • Termasuk unsur golongan transisi (B),
    yaitu unsur yang konfigurasi eletronnya berakhir di subkulit d.
  • Penentuan golongan berdasarkan pola konfigurasi elektron terakhir (subkulit s dan d)
  • Penentuan perioda berdasarkan jumlah kulitnya

elektron valensi=5
golongan=V A
 
jumlah kulit=4
perioda=4



34Se

Konfigurasi elektron:
34Se : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p4
34Se : 2 - 8 - 18 - 6

Dari konfigurasi elektronnya dapat disimpulkan:
  • Termasuk unsur golongan transisi (B),
    yaitu unsur yang konfigurasi eletronnya berakhir di subkulit d.
  • Penentuan golongan berdasarkan pola konfigurasi elektron terakhir (subkulit s dan d)
  • Penentuan perioda berdasarkan jumlah kulitnya

elektron valensi=6
golongan=VI A
 
jumlah kulit=4
perioda=4



35Br

Konfigurasi elektron:
35Br : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p5
35Br : 2 - 8 - 18 - 7

Dari konfigurasi elektronnya dapat disimpulkan:
  • Termasuk unsur golongan transisi (B),
    yaitu unsur yang konfigurasi eletronnya berakhir di subkulit d.
  • Penentuan golongan berdasarkan pola konfigurasi elektron terakhir (subkulit s dan d)
  • Penentuan perioda berdasarkan jumlah kulitnya

elektron valensi=7
golongan=VII A
 
jumlah kulit=4
perioda=4



36Kr

Konfigurasi elektron:
36Kr : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p6
36Kr : 2 - 8 - 18 - 8

Dari konfigurasi elektronnya dapat disimpulkan:
  • Termasuk unsur golongan transisi (B),
    yaitu unsur yang konfigurasi eletronnya berakhir di subkulit d.
  • Penentuan golongan berdasarkan pola konfigurasi elektron terakhir (subkulit s dan d)
  • Penentuan perioda berdasarkan jumlah kulitnya

elektron valensi=8
golongan=VIII A
 
jumlah kulit=4
perioda=4



52Te

Konfigurasi elektron:
52Te : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p6 5s2 4d10 5p4
52Te : 2 - 8 - 18 - 18 - 6

Dari konfigurasi elektronnya dapat disimpulkan:
  • Termasuk unsur golongan transisi (B),
    yaitu unsur yang konfigurasi eletronnya berakhir di subkulit d.
  • Penentuan golongan berdasarkan pola konfigurasi elektron terakhir (subkulit s dan d)
  • Penentuan perioda berdasarkan jumlah kulitnya

elektron valensi=6
golongan=VI A
 
jumlah kulit=5
perioda=5





Jika tidak terlihat secara utuh, konten dapat di-scroll




Kuis

Klik link berikut untuk mengikuti kuis/latihan soal:



Catatan:

Mohon dimaklumi, jika materi dalam tutorial ini dirasa kurang lengkap dan menyeluruh.
Tutorial ini dibuat sebagai fitur bantuan bagi peserta dalam mengerjakan mata kuis di www.lagonlon.com.
Namun demikian, penyajian yang mudah dipahami merupakan tujuan utama kami.
Masukan dari anda, akan sangat membantu kami dalam melakukan perbaikan.
Terimakasih atas kunjungan anda.



open your eyes, you will see nothing
open your mind, you will be confused
open your hearth, you will see


Pengunjung:
2 6 2 0 4
www.lagonlon.com